12 December 2009

Handphone Allah



Handphone, ketika baterainya penuh kita dapat bicara dengan siapa saja, yang kita hubungi atau kita yang dihubungi, dan ketika baterainya habis komunikasi terhenti saat itu juga. Dan kalau ingin berkomunikasi lagi haruslah baterai diisi kembali. Baterai tidak boleh habis sama sekali, kalau selalu kehabisan baru diisi akan terjadi kerusakan pada baterai tersebut. Jadi kewajiban kita harus mengisinya setiap saat dan siap pakai terus, dan komunikasi tidak akan terputus. Dan kita butuh listrik untuk mengisinya.

Dalam Ruang Hati kita juga terpasang baterai. Tinggal bagaimana merawat dan mengisinya! Kalau kita isi dengan full positif tentunya sesuatu yang positif yang kita dapatkan dan begitu pula kebalikannya kalau negatif tentunya kondisi negatif pula yang kita dapatkan! Allah hanya mau berkomunikasi dengan kondisi positif, dan manusialah yang memutus komunikasi itu bukan Allah, cobalah kita lihat perbuatan kita selama ini, keinginan kita berkomunikasi dengan Allah dan dengan segala komunikasi untuk kebutuhan kita berapa prosentasenya? 

Dalam kondisi duka, kehilangan kesenangan, atau musibah, baru kita ingat dan menjalin komunikasi dengan Allah. Dengan shalat kita isi ruang hati kita menjadi full positif dan siap selalu berkomunikasi dengan Allah, dan ingat apapun yang kita kerjakan walupun itu bersifat positif tidak ada gunanya apabila shalat tidak kita tegakkan! Accessories/amalan hanya bernilai apabila sudah menegakkan shalat. Karena baterai handphone Allah hanya berfungsi kalau diisi dengan shalat! Aya dirikan shalat sebelum kita dishalati!

Mari kita renungkan:
Hadits dari Abu Qatadah bin Rib'i ra, ditakhrij oleh Ibnu Majah: Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman, "Aku fardhukan atas umatmu shalat lima (waktu), dan Aku menjanjikan sesuatu janji, yaitu orang yang menjaga shalat itu pada waktunya, maka Aku memasukkannya ke Surga. Barang siapa yang tidak menjaganya maka tidak ada janji pada-Ku."

H.R. Al'-Iraq dari Abu Hurairah dan Abu Said, Syarah Al Ihya 2:11; "Bahwasanya permulaan amalan seseorang yang diperhatikan (pada hari Qiamat) ialah shalat. Maka jika betul urusan shalatnya, dilihatlah amalan-amalannya yang lain. Jika tidak betul urusan shalatnya, tidaklah dilihat lagi kepadanya amalan-amalannya yang lain."

22 komentar

12 December 2009 at 08:05

comment pertama nih mas,,,

saya jadi merasa bnyak dosa karna sering memutuskan komunikasi sm Allah swt,
padahal Allah tak henti2 nya mengawasi,,

12 December 2009 at 09:48

komunikasi dengan TUhan memang harus lebih diperlancar ya ^^

12 December 2009 at 09:59

Mencharge jiwa kita, sejatinya memang dengan berkomunikasi padaNya. Nice post.

12 December 2009 at 10:23

huft.. padahal saya sering melalaikan solat.. T.T

12 December 2009 at 10:58

Hatipun butuh baterai yg penuh agar komunikasi kita denga Tuhan tak ada hambatan ,dan harus terus menrus mengisinya dengan amal ibadah kita ,dzikir ,membaca ayat alquran dan sholat malam.

Terimakasih pencerahannya mas...

12 December 2009 at 11:47

Shalat adalah tiang agama baik shalat kita maka baik pula amalan kita yang lain, makasih mas Ahmad sudah mengingatkan

12 December 2009 at 13:07

semoga sholat saya sudah benar.. amiinn.

12 December 2009 at 15:26

met wiken

12 December 2009 at 15:52

uhh..komunikasiku sama Allah sering naik turun..
Sedih aku kalo inget itu..

12 December 2009 at 16:29

jiwa kita charger dengan siraman ruhani membaca hal2 yang bermanfaat seperti artkel sobat nih..yang dapat meningkatkan iman dan takwa.
Shalatlah sebelum di shalatkan

12 December 2009 at 17:20

postinganmu selalu nice, informatif, edukatif, dan mencerahkan...

hati manusia memang mesti selalu dicharge, 5 waktu dalam sehari minimal... walau terkadang aga sulit melakukan dengan sempurna hingga batere hati full positif hubungannya dengan Allah SWT...

12 December 2009 at 18:28

hua, ketahuan banget nih dosa-dosaku sekarang
hiks..hiks..

12 December 2009 at 21:36

benar mas, kadang kita lupa kepada Allah ketika senang, tapi akan ingat ketika susah..

12 December 2009 at 21:41

mari kita bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah pemilik dan penguasa alam semesta ini.. terima kasih udah mengingatkan mas

12 December 2009 at 23:38

gak usah pakai alatpun allah dah tahu gerak-gerik dan segala omongan kita,,,, allah itu maha hebat.........

13 December 2009 at 08:38

great motivation.. charger saya kayakna masih bajakan mas.. keliatannya lg khusuk sholat, pdhal pikiran sy kdg2 keluyuran kemana-mana.. he he

13 December 2009 at 10:25

Mari mulai skarag kita untuk menjaga sholat lima waktu kita sebagai rasa syukur kepada Allah SWT

13 December 2009 at 11:04

Keren, ayo kita berdoa bareng. :)

13 December 2009 at 17:25

thx sudah mengingatkan.. boleh juga perumpamaan untuk jangan putus komunikasi dengan Allah :)

14 December 2009 at 07:36

Aku cuman bisa ngucapin terima kasih atas pencerahan ini sobat.

14 December 2009 at 18:56

maaf nih, kok rasanya blognya rada berat ya? apa kompi saya yang lemot..?

uhm, assalamualaikum juga.. :)

27 December 2009 at 03:21

inspiratif, permisalan yang ...?

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!