6 January 2010

Ataukah aku salah mengartikanmu



kadang tersirat keraguan akan dirimu
benarkah hatiku ada dalam hatimu
telah lama aku menunggumu
dalam diammu yang memendam rasa

aku bisa merasakan kasih sayangmu
walaupun kau belum jawab ungkapan hatiku
Dari cara memandangmu aku tahu
Cinta akan diriku tersimpan dalam hatimu

kerlingan mata indahmu
seakan mengajakku kemana kau pergi
yang kusambut dengan segenap cinta
kau malah mempercepat langkahmu

apalagi yang harus kulakukan
tegur sapa menjadi barang langka
kerumahmu tiada pintu untukku
jangan buat aku menanggung rindu

ada apa dibalik semua ini
apakah tanyaku terlalu cepat
sehingga perlu menghindar dariku
ataukah aku salah mengartikanmu

59 komentar

6 January 2010 at 07:20

kadang menunggu bukan suatu pilihan yang bagus untuk sebuah hubungan. Cobalah untuk mengutamakan komunikasi, karena yang paling penting dalam sebuah hubungan adalah komunikasi itu sendiri.

6 January 2010 at 07:24

sedang mencari kepastian ya?
puisinya bagus ^^

6 January 2010 at 07:48

Sepagi ini disuguhi puisi yang indah...semoga penantiannya tergapai .

6 January 2010 at 07:53

uppph..akhirnya samapi juga di postingan baru nihh..aduuh puisi lagi..mak nyoosssssss....kapan2 mo bikn puisi juga ahhh....hehehhehe..

6 January 2010 at 08:17

Yakinlah ia mencintaimu!!
pede aja lg mas, hehe

6 January 2010 at 08:17

Yakinlah ia mencintaimu!!
pede aja lg mas, hehe

6 January 2010 at 08:40

Kalau dulu...bila wanita diam berarti tanda setuju atau mau, tapi sekarang ngga tahu deh...mungkin mesti sedikit agresif mas..he..he

6 January 2010 at 09:16

Wah, keren nih mas, lagi berharap yah...??? semoga ketemu :)

6 January 2010 at 09:19

diam mang tu sulit d tebak, bisa iya bisa gak, seperti yang aq alami dulu dia diam tak pikir.... tp ternyata aq salah, ternyata aq tertipu, seperti yg d bilang elkasih "Aku tertipu
Kediamanmu
Yang kuanggap semuanya baik-baik saja
Ku tak menyangka
Dibelakangku
Kau tigakan cintaku
Yang hanya kepadamu"

6 January 2010 at 09:28

Mungkin untuk menjawab butuh waktu, ya?

6 January 2010 at 10:15

wah wah...
masalah hati. susah commentnya mas hehehe

6 January 2010 at 10:30

bukan kamu yang salah mengartikanku,
tp aq yang salah memahamimu

6 January 2010 at 10:43

biarkan mata bicara tentang semua indah ya terlihat
biarkan hati bicara tentang semua rasa yang ada
jangan pernah menunggu
ungkapkanlah apa yang ada

6 January 2010 at 12:00

Jika Anda masih ingin mengubur diri dari konsep yang tidak dimengerti, mencoba menemukan arti, arti yang sangat berarti

6 January 2010 at 12:17

kerumahmu selalu ada pintu untukku, menikmati puisimu, rindumu..kawan.

6 January 2010 at 12:17

PUISINYA BAGUS. SALAM.

6 January 2010 at 12:45

Manisnya, Pak...

6 January 2010 at 12:49

ni sngat menggmbarkan aku zob yg sdang mnunggu kpstian dari'y...
mngkin dya request lagu'y Melly Goeslaw with Gantung buat aku..

6 January 2010 at 12:56

weleh judlnya mungkin bisa menunggu sebuah jawaban, haha, makin keren aja puisinya sob..

salam blogger:)

6 January 2010 at 13:21

mengingatkan saya akan seseorang :(

6 January 2010 at 14:00

aduh duuuh...siapakah dia itu? sudah tembak aja. jadi gak bingung.

6 January 2010 at 15:17

Waaah puisinya bagus juga sob, cocok tuh jadi pujangga cinta, hehehe

6 January 2010 at 15:38

kenapa ya kalo bahasa yang kaya gini ak g paham ~_~"

6 January 2010 at 15:50

Apalagi yang ditunggu sobat?
Sinyal dari dia khan sudah ada....

Ataukah saya yang salah memaknai?

6 January 2010 at 17:04

yakinlah yang dia mencuin taimu,,
mun gkin malu-malu gara2 kau ganteng sekali..

bung,
mau maduykan saya yah?
hehehe

6 January 2010 at 19:07

manteb sob..manteb...hehehe

sep semoga cepet ada solusinya tu top commentators

6 January 2010 at 21:48

Ajak bicara dan berterus teranglah.. Karna wanita itu suka lebih suka segala sesuatunya dibicarakan dan lebih senang pengajkuan lisan, bukan hanya sekedar isyarat..

6 January 2010 at 21:49

dua hati yang saling bicara akan saling mengerti

6 January 2010 at 22:07

Rangkaian puisi cinta yang indah.

6 January 2010 at 22:22

aku setuju bait terakhir "ataukah aku salah mengartikanmu"...perempuan emang sulit dimengerti, tapi maunya dimengerti (ada band) hihihihi

6 January 2010 at 23:29

Cinta memang tidak bisa di coding dan di compiling menjadi sebuah Program..
Cinta hanya bisa di rasa tak bisa di sentuh.
Cinta bisa memberikan Kedamaian dan juga bisa memberikan Kesakitan.
Untuk itu jangan bilang CInta kalau belum bisa menerima sakit nya cinta..

7 January 2010 at 06:52

keren banget, aku ga bisa comment..menyentuh!

7 January 2010 at 07:35

Bukankah lebih baik kau ungkapkan ? meski akhirnya dia pergi dan menghilang....

dari pada tersimpan dan tak tersampaikan... ^_*

7 January 2010 at 07:58

Nice poem sobat.

7 January 2010 at 11:05

Ketika menanti jawaban, sungguh menegangkan *sok tahu* :D

7 January 2010 at 11:59

ajarin nulis puisi yaa???
ya?? ya???

7 January 2010 at 13:08

GUS IKHWAN PINDAH RUMAH

7 January 2010 at 14:17

salam sejahtera
maaf kawan baru bisa berkunjung lagi
buat puisi lagi
ketika saya baca berulang-ulang
menurut saya puisi ini berasal dari hati yang terdalam
menyentuh

7 January 2010 at 14:22

saya tunggu tulisan berikutnya

7 January 2010 at 15:10

wah puisi yg sgt bgus kawan.....continue

7 January 2010 at 15:47

puisi buat siapa dari siapa bro(mas edi gunawan)? masa buat istrimu? atau puisi ini tercipta sebelum bro menikah? tapi apapun itu, puisimu bagus bro... jalinan huruf yang menyeni dengan indah..

oya award dari blogmu sudah saya posting di senyum dari tulisan inspiratif

7 January 2010 at 16:08

yaah ditolak ya cintanya??? gapapa deh.. masih banyak yang lain kok yang akan membukakan pintu untukmu say.. :)

7 January 2010 at 18:11

mungkin cintanya kepadamu masih ada kurangnya di mana2...

7 January 2010 at 19:06

ternyata disi mah banyak yang komentnya ya.....waduhhh kasih sayang bisa diartikan cinta !

7 January 2010 at 20:09

tak salah kau mengartikanku
hanya aku tak mampu ungkapkan rasa
yang tersimpan di dalam dada
karna ada jurang di antara kita

hehehe..., gitu deh kira-2 kelanjutannya versi-ku :D

7 January 2010 at 20:48

berterus-terang itu amalan mulia namun jika berkaitan dengan perasaan, kadang kala kebisuan lebih meninggalkan pesan.

indah~

7 January 2010 at 20:55

barangkali masih jinak-jinak merpati

7 January 2010 at 21:29

Makanya kamu jangan ngomong bahasa inggris, kan susah ngartiinnya. heheheh

7 January 2010 at 22:09

Rupanya sobatku tengah kasmaran nih, hehe...
Puisi yang bagus sob

7 January 2010 at 22:17

puisi yang indah,,
saluttt :)

8 January 2010 at 01:22

KANAK2 BILANG: AKU CINTA KAMU KARENA AKU BUTUH KAMU.
DEWASA BILANG: AKU BUTUH KM
AMU KARENA AKU CINTA KAMU. ERICH FROMM.

8 January 2010 at 10:17

biar g ganjil...... cuma mo ngsih tau ada kontes puisi kamu g ikutan, puisi kamu kan bagus2

8 January 2010 at 10:42

@ Rizky2009 -> Insya Allah, ikut Kontes Puisi Indosat!

8 January 2010 at 11:32

bagus-bagus puisinya ^_^

8 January 2010 at 17:22

wah puisinya org dewasa yah :p
nggak ikut ah, pada ngomong cinta2, nggak ngerti..hohoho..
nice poems saling kunjung yah, ayo yang laen juga saya undang untuk baca2 artikel saya biar nambah wawasan generasi muda..

8 January 2010 at 19:08

Puisi yang indah, lebih baik berkata, daripada diam dan salah mengartikan...

11 January 2010 at 01:16

haloooo?salam kenal?

14 January 2010 at 21:32

boos puisinya tentang cinta doonk?.....

14 January 2010 at 23:58

puisi nya mantap nihh tapi bukankha diam itu adalah emas...hehehe mas ahmad kali yaaa....

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!