19 January 2010

dalam sujud menghalau keakuan



hitam
gelap
tanpa warna
tanpa cahaya
representasimu
ketidakhadiran
ada dalam benakku

hitam
asosiasimu buruk
budaya klenik
maknamu kegelapan
misterius
kematian
melekat dipikiranku

hitam
koordinat warnamu
Hex triplet = #000000 atau #000
RGB (r,g,b) = (0,0,0)

lembaran putih
dengan pena
tinta hitam
terangkai
titik
huruf
kata
kalimat
paragraf
karya

kuingin
kebalikannya
lembaran hitam
dengan tinta hati
seputih salju

aura hitam
lubang hitam
akibat
bintang-bintang
runtuh
lenyap
oleh daya hisap
gaya gravitasi tunggal
Cahayapun tak dapat lolos
hitam...
hitam.....
hitam.......
kegelapan itu datang

Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan 
(QS. Al Mursalaat, 77: 8)

Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (
QS. At Thaariq, 86: 1-3)



tubuhpun tak tampak
dimana aku
mana kesombonganku
mana kekuatanku
mana keakuanku
apalah arti diriku
BagiMu

kuingin tenggelam dalam anugerah air mata
kuingin merasakan getaran hati atas firmanMu
dalam sujud menghalau keakuan

kuingin BersamaMu

Astaghfirullah hal adzim

Subhanallah wal hamdulillah wala illaha illah wallahu akhbar...
Al Qur'an adalah benar-benar firman Allah

85 komentar

19 January 2010 at 14:03

Al-Quran benar-benar mukjizat yang Maha-agung yang Allah berikan..

Subhanallah..

19 January 2010 at 14:17

Perenungan, tentang Kalam. Subhanallah... betapa kecilnya diri ini...

19 January 2010 at 14:27

Sungguh sebuah puisi religius yang terbalut diksi manis. Mantap. Salam budaya.

19 January 2010 at 15:17

hiks hiks....dalem sekali maknanya...
makasih sobat.

19 January 2010 at 15:18

siapakah aku dihadapan-Nya
betapa kecil diri ini

19 January 2010 at 15:23

thanks ya renungan nya

19 January 2010 at 15:31

wah ketinggalan berita telattttttttt nihhh

19 January 2010 at 15:36

wah jangan sampe bintang itu hilang deh
aku gak mau gelap

19 January 2010 at 15:39

perumpamaan
Semut hitam kecil
di atas batu hitam
di tengah malam pekat
gelap gulita

itulah gambaran dosa syirik kecil sekalipun yang tertulis dalam Kitab suci alquran Allah maha melihat dan mengetahui

19 January 2010 at 15:41

nyambung gak yahh..koment nya..??? *peace mas akmad* kaburrrrrrrrrrrrrr

19 January 2010 at 16:15

Subhanallah..
maha besar Allah yang sudah mengatur semuanya.

19 January 2010 at 16:17

Puisi perenungan yang mantap..

19 January 2010 at 16:54

Ralat sedikit, Pak Achmad...
Grafitasi. Harusnya, gravitasi.

Sajak ini, lincah dan evokatif!

19 January 2010 at 17:00

Lapor!! Komen sudah siap.. He..

Salamualaikum...

19 January 2010 at 17:21

Puisi ini mengingatkan saya betapa tak berartinya saya di hadapanNya...

19 January 2010 at 17:51

@ eka wijayanti >> Trim's koreksinya!
@ all >> Trim's kunjungan dan komentarnya!

19 January 2010 at 18:05

manusia hanyalah sebagian kecil dari semesta alam

19 January 2010 at 18:12

Puisi genre ini masih aku belum bisa kuasai...
Mantap sahabatku!
Indah sekali...

19 January 2010 at 18:43

Al-Quran selain Pedoman dan Kitab Suci bagi Umat Islam.. Al-Qur'an juga merupakan sumber Ilmu dan Inspirasi bagi manusia.

Thanks buat Puisi nya Kang..

19 January 2010 at 19:15

Sesungguhnya kita hanyalah para wayang yg dimainkan oleh dalangnya, kita harus patuh atas ketentuan sang dalang.

Terkesima membacanya mas..indah.

19 January 2010 at 20:25

WOOOWWWW.....

Al Quran memang jawaban atas segalanya,... sekali lagi ya.. SEGALANYA!!

19 January 2010 at 20:35

subhanallah....kebesaranNYa tergambar dalam puisi indahmu ^^

19 January 2010 at 21:19

Maha Suci Allah Atas Segala FirmanNya

19 January 2010 at 21:20

kasih sayang yang abadi hanya kasih Allah kepada hambanya, semoga kita semua selalu dalam rahmatNya, amin

19 January 2010 at 21:34

Allahuakbar Allah Maha Besar ,,
thanks for sharing soob^^

salam blogger:)

19 January 2010 at 21:55

bagus banget puisi religinya..

19 January 2010 at 22:21

ringkas tapi mantap dan indah =)

19 January 2010 at 23:28

ada award buat mas achmad, tolong dijemput ya..

20 January 2010 at 03:43

Siapalah diriku di hadapan-Mu
bila dihitung amalanku tak kan mampu raih Surga-Mu
dan dosaku mengantarkan ke gerbang neraka-Mu
Ya Allah... ampunkanlah daku.

20 January 2010 at 06:56

@ All >> Trim's partisipasinya!
@ Syifa Ahira >> Trim's awardnya, segera ambil, harapan persahabatan kita dan semuanya lebih erat lagi, jaga silaturahmi!

20 January 2010 at 08:08

hiks hiks....daleeemmmmm

20 January 2010 at 08:37

keep posting, mampu meracik kata2 menjadi kaya makna dan banyak hikmah,,

20 January 2010 at 09:24

puisinya cocok buat renungan acara 'mabit'

20 January 2010 at 09:42

halo.... salam kenal 0_0

20 January 2010 at 10:11

ABsent mas..Ipin hadir disini :)
Hilang 1 tumbuh seribu
WS Rendra gugur kini hadir Mas ahmad Rendra..!!
dengan karya puisinya yang menggetarkan jiwa orang2 yang beriman..untuk dapat lebih mengagungkan kebesarannya,hamya milik DIA Keangkuhan dan Kesombongan ialah ALLAH SWT.

20 January 2010 at 12:08

ya ampun... keren bgt kag pusisinya...
dua jempol wat kakag :)

20 January 2010 at 12:19

Subhanallah. betapa Besarnya kuasa Allah..

Dapat ilmu bermanfaat lagi aku disini sebuah pencerahan untuk dijadikan bahan intropeksi diri..makasih sharenya kawan

20 January 2010 at 13:07

indah sobat...

20 January 2010 at 14:26

@ all >> trim's kehadirannya dan komentarnya!

20 January 2010 at 15:14

waduh
puisinya dakam dan mengena,

Kapan kita kelaut mas?

20 January 2010 at 15:23

yah emang harus begitu kan om... :)

20 January 2010 at 15:30

Salam sobat, datang mempererat silaturahmi... maaf baru mampir lagi... kesehatan memburuk baru membaik... Semoga selalu dalam kebahagiaan...

Ninneta

20 January 2010 at 15:47

@ kang Dwi >> cari rajungan ya Kang!
@ Anyin >> Yes!
@ Ninneta >> Jaga kesehatan! Semoga pulih kembali! Amin!

20 January 2010 at 15:59

puisimu selalu mengalunkan kalimat yang mengagumkan dan memberi inspirsi, kali ini bahkan begitu religius... manusia memang bukan apa-apa dihadapanNya, hanya hambaNya yang berkewajiban menyembahNYa, beriman dan bersujud padaNya..

Astaghfirullah hal adzim, Subhanallah wal hamdulillah wala illaha illah wallahu akhbar... Kuasa dan ciptaNya termasuk Al-qur'an dan seluruh jagad raya memang begitu (bahkan Maha) besar, agung, indah...

20 January 2010 at 17:29

religius nih. tumben. btw, maaf...saya juga bingung kenapa bisa ilang tuh linkmu ya? mungkin krn kemarin ganti template. nah, udah saya taruh lagi. thanks ya udah dikasih tahu. hiks....terharu juga

20 January 2010 at 17:38

mukjisat nan agung dari Allah...
Puitis sekali renungannya

hadir bergamit rindu buatmu...

20 January 2010 at 18:27

@ ilmu inspirasi air, Sang Cerpenis berceritq, Riesna Zasly >> Trim's kunjungannya, Sukses untuk anda!

20 January 2010 at 21:47

hmm..bagus sob...
oia..link juga sudah terpasang sob...

20 January 2010 at 22:14

@ goceng >> trim's, atas linknya!

20 January 2010 at 23:01

Allohu akbar!

21 January 2010 at 08:14

Tidak absurd..sungguh nyata!! hanya eksis tensi tersembunyi...Berbeda dgn IVan, bagiku ini bukan sekedar puisi religi. Ini adalah karya mistis yg agung...

21 January 2010 at 11:26

no coment dah..... merinding aq bacanya hingga aq sulit u/ merangkai kata2 satu kata dari aq "hebat"

21 January 2010 at 17:04

Ada postingan baru di gus ikhwan baca dan ke tkp ya

21 January 2010 at 19:09

@ all >> trims telah bersedia berkunjung dan komentar, sukses untuk semuanya!

21 January 2010 at 23:38

lirik2nya mencerahkan, mas. tak hanya memiliki muatan isi tentang persoalan2 religiusitas, ktetapi juga bagaimana seorang hamba Tuhan mesti memahami dan memaknai perjalanan dan dinamika kehidupannya.

22 January 2010 at 08:17

Tiada daya dan kekuatan selain dariNYA.

22 January 2010 at 09:55

Subhanallah....

tiada terkira begitu banyak titik hitam dalam putih,, hingga menutup kalbu suci entah tak terkira.

semoga disetiap sujudku selalu ada yang luluh dosa-dosa itu...

22 January 2010 at 09:57

puisinya amat menyentuh...

itu videonya tentang apa yah??
mau ng'Play...

tp kompi lagi lemod parah, aduuuh...

22 January 2010 at 14:41

@ all >> trim's kunjungan dan komentarnya, isi video tentang black hole!

22 January 2010 at 17:07

puisi berpadu kode html berpadan black hole

23 January 2010 at 21:35

Puisi yang begitu dalam maknanya..begitu tidak berdaya kita dihadapanNya..nice poem..salam kenal

24 January 2010 at 09:23

@ all >> trims komentarnya!
@ Lia_Lovaa >> Salam kenal juga dan salam persahabatan!

24 January 2010 at 10:25

Subhanallah......
jadi merinding....
>_<'

wew...
LUBANG HITAM...
BLACK HOLE dunkss..... huhuhu
macam lagunya MUSE...
hehehehe :D

25 January 2010 at 08:28

wow how wonderful blog you are, visit me

25 January 2010 at 12:46

Maha Benar Allah dalam seluruh firmannya

26 January 2010 at 13:40

YG PASTI hitam gak cepat kotor. cocok utk celana panjang.

26 January 2010 at 13:43

YG PASTI hitam gak cepat kotor. cocok utk celana panjang.

29 January 2010 at 13:14

salam sejahtera
subhanallah
Maha Besar Allah
segala puji hanya untuk-Nya

29 January 2010 at 22:48

al Quran adalah pedoman manusia yang didalamnya terkandung ilmu yang luar biasa untuk mencapat kabahagiaan dunia dan akhirat...

30 January 2010 at 00:14

wow..... puisinya memang luar biasa indah dan penuh makna....

30 January 2010 at 11:36

Dan mohonlah pertolongan Allah dengan sabar, dan itu (ucapkanlah dalam) sholat, dan sesungguhnya (sholat itu) sungguh berat, kecuali orang-orang yang khusyu'. (Qs2: 45)

30 January 2010 at 13:30

saya baru bisa nonton blackholenya...memang misteri ya...wah wah...

30 January 2010 at 14:38

Sebuah puisi yang menawan sobat... sarat makna dan bikin ngeri melihat kedigjayaan langit...
Subhanallah...

31 January 2010 at 12:23

Subhanallah...sungguh tidak ada yang bisa menandingi keindahan kalamNya...

31 January 2010 at 13:05

mampir dengan membawa semangat, semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin.
salam Taksim.

31 January 2010 at 17:43

@ all >> Trims atas commentnya, semoga kita selalu mendapat PerlindunganNYA dalam menjalani hidup ini...Amin!

1 February 2010 at 00:17

SUBHANALLAH

1 February 2010 at 14:33

Selamat siang, besar harapan kami untuk mengundang sahabat ikut berpartisipasi komentar di blog kami yang baru... komentar anda berharga bagi kami... di sini

1 February 2010 at 14:38

memberikan makna yang dalam buat saya...

1 February 2010 at 17:20

maka sebaik-baik penolong hanyalah Allah , bertobatlah wahai manusia renungan yang begitu dalam sahabat saya senang Nuansa Pena telah kembali ke pakem semula

3 February 2010 at 00:17

subnahallah.. semangat sob

3 February 2010 at 00:19

wah. kode2 warna juga dibawa ya sob. mantab deh.

25 January 2011 at 07:01

ini maksudnya gimna ya ma? baca 2 kali masih belum ngerti juga

19 September 2014 at 19:22

Subhanallah
Maha Suci Engkau Ya Allah
Semakin aku mendekat
Ternyata begitu hina aku dihadapan-Mu
Ampunilah Segala Dosaku....

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!