24 January 2010

tiada lagi harapan yang tersisa



Indahnya malam bulan purnama
Menyinari langkahku menuju rumahmu
Dengan lamunan memadu kasih
Terasa ringan perjalanan cinta

Hatiku bertabur bintang aneka warna
Ada rasa yang tak terungkapkan
Hanya kau yang akan tahu
Rahasia yang telah lama terpendam

Tibalah saatnya aku mengetuk pintu
Yang keluar ayahmu tebar senyuman
Lama berbincang-bincang dengannya
Kuutarakan maksud kedatanganku

Lama kumenunggu bergantinya wajah didepanku
Akhirnya dengan senyum manis kau temui aku
Hatiku meronta bagaikan ‘tahu isi’ ketika digigit
Maknyuuus ketika berkolaborasi dengan saus

Kupandang wajahmu yang tersipu malu
Kurangkai kata terindah untukmu
Aura cintamu selalu ada untukku
Tidak terasa telah larut malam

Kusiapkan mental baja dan doa
Inilah saatnya sejarah mencatat
kuutarakan jurus pamungkas
bergetar seluruh tubuhku menunggu jawabmu

Dengan pipi memerah dan mata sayu
Kau jawab dengan bibir bergetar
“maaf………….!” (berlinang airmata)
“Pria tadi suamiku!” (dan lari kedalam)

“Haa…….!” dan lalatpun masuk kemulutku
Masuk kehati sebagai saksi
tercabiknya semua lembaran cinta
tiada lagi harapan yang tersisa

Pria itu kukira ayahnya ternyata suaminya

45 komentar

24 January 2010 at 19:46

hihihihi.. aku jadi ikut kaget...
aduh mas, kok bisa kecolongan si...
emng ngga mirip suaminya yah..

keren ni puisi, penuh dengan teka teki, menerka nerka, dan akhirnya... suaminya ^_^

24 January 2010 at 19:47

hihihiih, aku pertama..
baru kali ini :D

24 January 2010 at 20:10

Emangnya suaminya udah tua to..? Kok dikira ayahnya sih..?

24 January 2010 at 20:13

Sang lalat pun bisa menjadi saksi
terkoyaknya sebuah hati

24 January 2010 at 20:21

Mas, pengen lihat lalatnya deh :D

24 January 2010 at 20:23

Btw, maaf pisan nih. Ko kata2 "tahu isi" dan maknyus, bggak sesuai yah mas..?? soale, ritme kata dari atas khan serius dan manis banget padu padannya. Ko tiba-tiba ada kalimat itu, jadi seperti "mengotori" kemanisan ritme kata2 di atas :)

Btw, maksudnya saya lolos apa yah? di baned itu apa..??? bingung...

24 January 2010 at 20:34

gubrak.....langsung ngabur....
lucu tapi ada juga kejadian yang seperti ini.
yang sabar ya, esok masih ada matahari bersinar cerah.

24 January 2010 at 20:35

sudah ketutup oleh rasa rindu yg menggebu, jadi suaminya kelihatan tua dan dikira ayahnya.
hancur hatiku.....

24 January 2010 at 20:49

hajar terus sebelum bendera kuning berkibar, haha, kidding^^

thanks for sharing:) salam blogger :D

24 January 2010 at 20:54

apes dech ternyata suaminya, tp jangan pernah menyerah kawan. masih banyak kok yang lain, ada post baru d blog aq script hantu

24 January 2010 at 22:00

Hahhaha... waduh!!

24 January 2010 at 22:18

Lalat nya gak sampai ditelan kan :)

24 January 2010 at 23:59

lalatnya jadi saksi,kalau boleh kasih liat lalatnya dunk..kaburrrrrrrr.....

25 January 2010 at 08:20

Lalatnya jadi saksi bisu g yachh..??? *looohh* hahahaha...

25 January 2010 at 10:21

wkwkwkkwwkwk... gokil nih...
gag taunya.... ihihihihi...

wah wah... klo dah pulang,,,
bisa menangis semalam nih...

nice poem kag...
hemm... Na menilainya... puisi ini campur2...
ada romantisme,, kekocakan, dan jg kekecewaan... :)

TOP bgt dah kag... :)

25 January 2010 at 10:49

nah itu dia klo nyelonong aja gak nyari tahu dulu,patah hati kan...pengalaman itu jadikan pelajaran.menyukai harus menyelidiki dulu sudah berpunya apa belum....

25 January 2010 at 11:18

Waduh..Kok bisa ya?

25 January 2010 at 12:17

ninneta likes this

25 January 2010 at 12:24

Yang ada lalatnya mati di dalam perutnya, hikikiki....

aduh kasihan bgt sih...
setua itukah suaminya..? haha

25 January 2010 at 12:40

hihihi.. lucu lucu..
kok mau2nya ya si suami ninggalin istrinya ngobrol berdua sama cowok..

25 January 2010 at 13:32

lucu yang mengharu biru....
bisa ajah neh!

25 January 2010 at 13:43

Waduh, Suaminya 'Lebih Tua' Ya... heheehe

25 January 2010 at 13:45

Wekekekekekek!!! Puisinya asyiik Banget, sangat mengalir dan endingnya itu lho, Hiks...

25 January 2010 at 13:55

wkwkwkwkw... gokil bgt sob...

25 January 2010 at 14:05

Wadoooh...mas Edi mulai ketularan bang Pendi yang suka godain istri orang...he..he

25 January 2010 at 14:15

wah, awal2nya larik2 puisi ini bernada romantik. eh, endingnya bernada tragis juga, hehe ... btw, itu antara umur sang istri dan suaminya selisih berapa tahun, mas goen?

25 January 2010 at 14:40

@ all >> trims kunjungan dan komentarnya!
@ sawali tuhusetya >> selisihnya 14 tahun lebih sedikit! Ini kisah nyata teman kerja saya waktu kerja di pabrik, yang kupoles humor sedikit!

25 January 2010 at 14:51

walah tragis bgt nasibmu, sabar sob..

25 January 2010 at 19:09

Hatiku meronta bagaikan ‘tahu isi’ ketika digigit
Maknyuuus ketika berkolaborasi dengan saus..
Wakakakaka...
ternyata Ayahnya......

25 January 2010 at 19:12

Salam sukses dan sehat selalu.

25 January 2010 at 21:17

Sampai seperti itu ya, memang tidak pernah diceritakan ya tentang suaminya itu ?

25 January 2010 at 21:44

@ Seti@wan Dirgant@Ra >> Alhamdulillah sehat!
@ Latifah Hizboel >> cinta lokasi di tempat kerja, teman saya kalau mau kerumahnya selalu ditolak secara halus, rupanya wanita itu menyembunyikan statusnya.

25 January 2010 at 22:35

puisinya sedih namun ditulis dengan gaya celotehan kocak! kereeennn deh,,

26 January 2010 at 00:13

ah ampun deh om achmad.. hahahahha penuh KEJUTAAAANNNNN

26 January 2010 at 01:06

Wah, patah hati dong, mas. Puisi yang inspiratif nih.

26 January 2010 at 01:07

SAJAKNYA BAGUS, AGAK GOKIL TAPI KEREEN.

26 January 2010 at 05:37

hahaha... mantabs... mantabs...

26 January 2010 at 17:28

jangan nyerah atuh kang... maju terus pantang mundur :( itu jika berkenan :)

26 January 2010 at 22:00

hehe...
apa suaminya ngak tau istrinya curang...

ermmmm
nice gimmick bung hehe

27 January 2010 at 16:39

cinta yang menyisakan kesedihan,, ikut belasungkawa mas.. hiks ... hiks.. oiya maaf td link test koneksinya kepotong.. sekarang dah ane perbaiki.. kaburrrr

28 January 2010 at 12:07

‘tahu isi’ ketika digigit
Maknyuuus ketika berkolaborasi dengan saus

aku suka pengandaian yang itu!!!
heheheheheee

1 February 2010 at 14:16

cuma o ngasih tau aja sob, ada tag buat sobat jika berkenan silakan d ambil yah

1 February 2010 at 14:17

ni linknya

http://rizky2009.blogspot.com/2010/02/tag-about-yourself.html

8 February 2010 at 03:48

Jatuh cinta berjuta rasanya...
Bergetar, bergelora, beraneka rasa...
Namun rasa malu bercampur gagu...
Setelah tahu,
Dia tak bisa jadi milikmu....

13 December 2013 at 17:34

hancur hatiku, apalagi ditambah dengan masuknya lalat kemulut,, :)

terimakasih..

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!