2 March 2010

bagaikan sinetron aku bosan



Lihatlah
Apa yang terjadi

kami kena longsor
mana gerakan atas nama rakyat

kami kena gusur
mana gerakan atas nama rakyat

kami kena banjir
mana gerakan atas nama rakyat

kami kelaparan
mana gerakan atas nama rakyat

dulu kami gak minta
kamu datang merayu dan janji

sekarang kami minta janji
kamu sembunyi dibalik brankas

kami menghibur diri
kami lihat sepakbola
yang ada pemain saling ejek
pemain tidak puas putusan wasit
wasitpun harus diamankan
penontonpun bentrok dengan polisi

Persis, apa yang terjadi di Gedung DPR

bagaikan sinetron aku bosan

39 komentar

2 March 2010 at 21:03

malu sekali ya sahabat gimaana nanti dilihat dunia
apa akarena kebanyakan partai jadinya begitu

2 March 2010 at 21:08

memang bener sob,dunia ini panggung sandiwara,seperti yang dinyanyikan sapa tuh akhmat albar ya kalau gak salah?

2 March 2010 at 21:09

Puisi yang sangat indah sobat...

2 March 2010 at 21:28

sidang century ternyta banyak menyita perhatian masyarakat y,termasuk menyita perhatian bloger...karena menulis perihal cenruty ini ^^

selamat istirahat sobat....

2 March 2010 at 21:33

teriakan huuuu...huuu dari mulut roy, pantesnya dia jadi suporter sepakbola bukan wakil rakyat.

2 March 2010 at 22:12

aku pusing liat rapat Pansus..

2 March 2010 at 22:33

Kalau sidang paripurna saja sampai ributnya seperti itu pantas saja rakyatnya lebih parah,
DPR tidak mencerminkan jiwa kepemimpinannya,
jadi ingat kat Almarhum gusdur dengan kata-kata polosnya DPR itu seprti anak TK.

2 March 2010 at 22:36

Kayak lagu Bang Iwan Fals
Wakil rakyat seharusnya merakyat
jangan ribut waktu sidang soal rakyat..

2 March 2010 at 23:00

anti sinetron ..............!!!!!!!!!!!!

2 March 2010 at 23:25

Semoga trjadi perubahan di republik ini. Puisi mantap, sobat.

2 March 2010 at 23:42

puisinya keren sob and agak kritis juga,,,,

3 March 2010 at 00:10

katakan saja yang benar itu benar dan katakan juga yang salah itu salah.

3 March 2010 at 00:53

aku juga bosan om.. makin parah aja nih kondisi

3 March 2010 at 06:42

Selamat pagi sobat...

3 March 2010 at 07:06

Drama wakil rakyat yang membuat miris, mas.
Aku pun bosan....

3 March 2010 at 07:08

Meski bosan, masih terselip rasa penasaran apakah drama itu akan berlanjut lagi hari ini..?

3 March 2010 at 07:35

nice words kawan....
wakil rakyat ribut justru malah biasa, nah kalau mereka adem ayem itu malah yang aneh sob hehehe...
salam kenal ya...

3 March 2010 at 07:36

klanjutannya gimana y,begitulah kalau sudah terpilih mereka lupa akan janji yg di sumbar ketika masa kampanye...

3 March 2010 at 08:58

bosaaaaaaaannnnn.....
begitu terus jika aku melihat orang2 atas, orang2 hebat.. yang tak pernah memperdulikan dunia di bawah mereka..

3 March 2010 at 09:09

bukannya mereka orang-orang yang berpendidikan tinggi ya..???
tapi kenapa sikapnya malah seperti orang tak berpendidikan gitu coba...
bukannya bersama-sama memecahkan masalah, malah cuma saling tuding dan menjatuhkan satu sama lainnya.. *heran*

3 March 2010 at 11:31

mereka lagi sibuk berebut ngambil duit rakyat
abis tuh gontok-gontokan

3 March 2010 at 11:37

waw. nice :)

salam blogger :D

3 March 2010 at 12:13

bener2 sebel melihat berita kemarin mengani kericuhan baik di dalam gedung DPR maupun di luar.
Padahal banyak rakyat yg gak suka. sebenrnya ricuh begitu siapa yg di bela siih?
toh rakyat ttp merasa susah, harga2 malah naik..

3 March 2010 at 13:59

memang begitu lah ragam dunia pemerintah dengan politiknya sekarang...

nice poetry bung
paling aku suka

3 March 2010 at 14:45

DPR oh DPR.. mudah2an we m asih keneh aya nu bener anggota-na

kali aja masih ada yang peduli ma rakyat ... amin.. kalo gak, indonesia nasibnya gak akan lama.. huhuhuhuh

3 March 2010 at 15:21

iya..sedih..miris pak...
hiks..-_-'

3 March 2010 at 16:56

puisinya mantabbb brow

3 March 2010 at 19:18

Pindahin aja channelnya, nonton film kartun...
asyik bisa ketawa-ketiwi.

3 March 2010 at 20:01

SALAM SAHABAT
baris terakhir mas bagus..oh iya ada WITH LOVE BEST WISHES semoga berkenan mengambilnya thnxs n good luck

3 March 2010 at 22:46

saya malah nggak nonton mas

4 March 2010 at 00:59

kamu sembunyi dibalik brankas
waow... dalam bos..
setuju banget dengan apa yang tersirat dalam puisi ini..
inilah suara rakyat, suara anak negeri yang lelah dengan sandiwara konyol

4 March 2010 at 01:01

Saya juga bosan bos....
biasanya saya paling suka nonton berita, tapi sekarang berita tak bedanya dengan sinetron kalau isinya ttg mereka2 yang di sono...

SAYA SUKA PUISI INI

4 March 2010 at 05:43

selamat pagi sahabat,kunjungan subuh hari nich

4 March 2010 at 08:08

Saya malu liat gambarnya televisi, Mas. Puisi ini sungguh menyentil

4 March 2010 at 11:33

@ Anonymous >> Lega juga dengan hasil akhir Sidang Paripurna DPR Bank Century, yang memihak rakyat, tapi yang utama lanjutkan sampai tuntas dan bukan century saja yang diurus! Banyak dan buanyak lagi!
Mengapa harus Anonymous, sekarang zaman keterbukaan, tapi bagaimanapun salam kenal dan persahabatan, selamat beraktifitas! Dan kita tunggu hasil akhir yang sebenarnya tentang Bank Century!

5 March 2010 at 14:29

digedung DPR bagai arena lawak

5 March 2010 at 15:30

kereen... kata bang giring nidji .. mana janji manismu..akulah sang mantan.. jaman wis akhir kali mas.. :D

5 March 2010 at 21:15

berdoa ajah semoga hati pemimpin kita di bimbing-Nya.
amiin...

8 March 2010 at 01:35

puisi dan doanya aku suka, semoga Allah mengabulkan

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!