5 March 2010

ketakutanku di malam yang panjang

nuansa pena

Cinta nafsu
Darimana kau datang

Kau apakan ruang hatiku
Hanya cinta nafsu dunia yang menempatinya

Kau apakan mataku
Yang terlihat hanya kemaksiatan dan kemunafikan

Kau apakan langkahku
Hanya menuju aib dan bangga akan ke-aib-an

Perasaan ini jadi tak terkendali
Hanya karena cinta nafsu, aneh!

Padahal ada sisi yang lembut
Kenapa tidak kurasakan lagi
Apakah sudah membatu hatiku
Dengan tingkah lakuku
Bangga dengan mengharamkan yang halal
Bangga dengan menghalalkan yang haram
Sudah berubah jadi setankan aku
Astaghfirullah hal adzim

Kuambil air wudlu untuk membersihkannya
Kudirikan shalat untuk mencari sela ruang yang ada
Kuberdoa untuk ciptaanMu ini
Tapi ciptaanMu yang lain masih membakarku
Aku takut akan FirmanMu:
Maka neraka wail bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya,” QS. Al Maa’un (4-5)
Apakah shalatku masih menjalani kewajiban?
Apakah shalatku masih sebagai gerakan olahraga saja?
Apakah shalatku masih sekedar ritual?
Apakah shalatku masih sebagai kedok setanku?
Astaghfirullah hal adzim
Ya Allah
KepadaMu aku memohon
Berilah kesabaran dalam diriku
Hindarkan aku dari sifat tergesa-gesa, dalam FirmanMu:
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda-Ku (akibat buruknya). Maka janganlah kamu minta kepadaKu mendatangkannya dengan segera. QS. Al Anbiyaa’ (37)
Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.QS. Al Israa’ (11)
Ya Allah
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus
Jalan yang Engkau ridhai
Sebagaimana Engkau janjikan dengan FirmanMu:
Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rejeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan: orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik).QS. Ar Ra’d (22)
Amin….!

73 komentar

4 March 2010 at 06:37

mampir pagi mengisi jiwA dengan tauziyah

4 March 2010 at 06:39

susahnya koment hari ini dan kemarin mas

4 March 2010 at 06:41

mari Brian sucikan hati dengan bertobat

4 March 2010 at 07:56

sudah seharusnya kita Iman luar dalam, jangan hanya shlat ketika shalat saja, kita harus shalat kapan saja.. artinya shalat yg mencgah prbuatan kji dan mungkar

4 March 2010 at 10:18

semoga Allah selalu melindungi dan memberkahi kita semua

4 March 2010 at 11:54

banyak juga yaw cinta disalahartikan sbg nafsu hufftttt


berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
salam blogger
makasih
:D

4 March 2010 at 19:41

pencerahan yang indah bagi hati yang sedang pilu..

4 March 2010 at 22:18

Wah, benar benar trik yang bagus. Perpaduan antara puisi dan ayat Allah. Nice post.

5 March 2010 at 00:14

wajib disimak dan direnungkan

5 March 2010 at 02:16

salam sahabat,,,

sebuah tulisan yg indah,
renungan yang sangat menyentuh...

sukses selalu,,,,

5 March 2010 at 02:56

Aku telah datang saat sejna mulai menampakkan diri..

5 March 2010 at 05:28

datang dishubuh hari,memang indah kalau baca puisi dipagi hari,makasih sob pencerahannya

5 March 2010 at 08:58

tadi malam jumat
bau semriwing menyan
hiiii ketakutan di malam hari
hehehe

5 March 2010 at 10:01

pencerahaan yang mantap, mengena!

5 March 2010 at 15:07

klop sudah dunia akhirat...

Allah Azza Wajalla berfirman (hadits Qudsi): “Hai anak Adam, luangkan waktu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku menghindarkan kamu dari kemelaratan. Kalau tidak, Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan kerja dan Aku tidak menghindarkan kamu dari kemelaratan.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

5 March 2010 at 15:36

ketakutan pada sang khalik dimalam hari insya mengingatkan kita pada sang khalik di siang hari...

5 March 2010 at 15:37

kolaborasi yang mantaf... makna yang dalam namun terkesan indah..
btw habis buka kitab alhikam ya mas.. he he

5 March 2010 at 18:44

pelajaran penting lagi mas,,,
(coment terakhir mas)

5 March 2010 at 19:12

mampir malam baca puisi indah yang sarat akan Tauziyah..
makasih sobat.

5 March 2010 at 20:58

Puisi Mas Edi menjadi refleksi bagi saya. Shalat dan nafsu masih sering berjalan beriringan. Tugas saya menjadikan shalat saya pegangan yang sebenar2nya agar nafsu tak akan bisa mengalahkan...

5 March 2010 at 20:59

Tak pernah bosan kita diingatkan, dirikanlah shalat, karena itu yang akan menyelamatkan kita nanti. Tak tanggung2, yang selalu mengingatkan pentingnya shalat adalah Allah sendiri dan Rasulullah SAW...

5 March 2010 at 21:02

dalem banget...
apa yg sudah aku lakukan?

5 March 2010 at 21:04

buat renungan dan koreksi diri. makasih banget artikelnya.

5 March 2010 at 21:10

buat renungan dan koreksi diri, makasih.

5 March 2010 at 21:13

Allohu Akbar!

5 March 2010 at 21:13

yups hayya 'alashsholat... :-)

5 March 2010 at 23:15

sebuah ceramah agama yang dimasukan ke dalam puisi. hebatt. :D

6 March 2010 at 01:37

dapat pencerahan ...jadi teduh nih hati...

6 March 2010 at 02:13

Puisi yang sangat indah dipadukan ayat-ayat Allah. Keren...

6 March 2010 at 02:14

Selamat pagi sobat...

6 March 2010 at 02:14

Sobat memang sangat kreatif...

6 March 2010 at 02:18

adem ayem menjelang pagi

6 March 2010 at 07:30

semoga kita termasuk orang2 yang selalu mendapat perlingdungan dan petunjuk dari-Nya

aamiiin

6 March 2010 at 10:42

penuh keinsafan...

mengisi jiwa
memupuk redha

nice

6 March 2010 at 11:33

semoga kita selalu mendapatkan bimbingan-Nya.

6 March 2010 at 14:04

Baru bisa kunjung lagi nih koneksi lemott mass...!balas kunjungan dari warnet aja hikkss.
Puisi yang indah dan menyejukan Hati

6 March 2010 at 15:16

wah dapet pencerahan, thanks ya sob..

6 March 2010 at 17:12

salam,
satu pengamatan yang bermanfaat...
semoga tulisan ini bisa mengangkat kita ke tempat yang benar.

terima kasih dan salam hormat

6 March 2010 at 18:07

tauziyahnya mantap nih, makasih udah mengingatkan.

6 March 2010 at 22:25

puisi yang indah

7 March 2010 at 00:10

malam Bang ...

7 March 2010 at 01:38

salam sahabat
ehm puisis yang menyentuh saya suka yang aku takut firman-Nya kalimat ini sungguh mempertegas bahwa hidup kita harus gimana dan bagaimana thnxs ya

7 March 2010 at 02:24

Selamat pagi kawand... Hadir juga disini...

7 March 2010 at 07:59

mampir jangan takut bang Allah akan sealalu bersama orang yang baik

7 March 2010 at 08:04

Begitulah manusia, selalu bersifat tergesa2 dan selalu mendahulukan nafsu drpd hati nurani...
Namun dikala malam yg panjang datang.. barulah ketakutan itu muncul... takut akan dosa dan murka sang Ilahi....

thanks

7 March 2010 at 09:18

semoga mendidrikan shalat tidak hanya kewajiban yang terpaksa dan hanya gerakan tubuh semata, amien...

7 March 2010 at 13:47

salam sejahtera
ayatnya bikin saya merenung

7 March 2010 at 14:39

thanks for sharing great post

7 March 2010 at 14:40

thanks postingannay abng

7 March 2010 at 15:42

syukurlah kalo sudah sadar. memang hanya dg doa kita bisa menyadari kesalahan kita ya. ups, omong apa aku ini. hehhee. met hari minggu aja deh

7 March 2010 at 15:47

Puisi penggugah iman, thanks yah.

7 March 2010 at 17:11

puisi yang memberikan pencerahan bagi siapa saja yang membacanya. Salam

7 March 2010 at 21:09

subhanallah, semoga Allah berkenan memberikan jalan terbaik buat kita semua, amiiin.

7 March 2010 at 22:44

Sip , firman Allah yang dihadirkan dengan sastra jadi mantap

7 March 2010 at 22:44

kunjungan malam mas silaturahmi untuk tambah family

7 March 2010 at 22:45

Permisi, aku follow juga, maaf sebelumnya

7 March 2010 at 22:47

Mohon, klo berkenan Mas Ahmad Edy memberi saran di Blogg aku. Aku merasa kok jauh ketinggalan

8 March 2010 at 09:24

maaf baru bisa ngebalas kunjungannya

8 March 2010 at 09:50

Terima kasih atas nasihatnya sob..:-)

8 March 2010 at 13:04

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku. Amin...

Salam kenal sobat. Sungguh, puisi sufimu luar bisa menggugah...

8 March 2010 at 13:07

Blog anda udah saya follow, Pak Edi Gunawan.
Sebagai tanda persahabatan dan keakraba kita.
Salam akrab dari Sumenep, MAdura...

assalamualaikum wr wb.. :)

8 March 2010 at 16:16

dikala sepi kita renungkan.

dikala malam kita mengadu.

merenung...

menepi diujung sajadah..

hamba memohon..

tunjukanlah diri ini senantiasa dalam jalan-Mu.

berguna,,memberi manfaat kepada sesama..

amien...

makasih atas renungannya sob..

8 March 2010 at 16:22

disini ku duduk tersimpuh.
memikirkan apa yang telah lalu.
menuangkan dalam lembaran-lembaran.
dengan pena tanpa tinta.

memang tulisanku tak seindah tulisanmu.
memang rangkaian kata-kataku tak mengagetkanmu.

ku tulis disini.
sedikit ingin menggambarkan nuansa hati.

karena ku disini.
ingin sedikit berbagi silaturahmi.

hehehehe.. dikit nyepam sobat..
ane g bisa berpujangga.

masih berkabung (sedihnya internet g bener2)..hiks hiks..

8 March 2010 at 16:29

nice post.. :)

8 March 2010 at 16:45

Ampunilah dosa hambamu ini ya Allah yang telah melalaikan-MU

8 March 2010 at 21:02

salam

8 March 2010 at 22:22

hallooo gimana kabarnya??????

8 March 2010 at 22:34

halooo gimana kabarnya???

9 March 2010 at 00:22

aku update terus mas untuk memperkecil alexa syukurlah sekarang udah 150 ribuan

9 March 2010 at 06:46

dengan goresan pena yang tertuang disini menjadikan ladang amal< sangat bermanfaat buat semua orang>

hAri ini kembali keluarga kami berduka, keponakan saya meninggal dalam usia 9 bulan, paginya sakitt...siang telah tiada, Allah berkata lain dengan kehendaknya.

9 March 2010 at 07:26

@ Ipin's cool >> Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un. Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali padanya! Semoga orang tuanya tabah menerima cobaan ini! Amin!

9 March 2010 at 13:20

Puisi dengan religiusitas yang kental sangat terasa dalam karyamu ini mas. Salut dan bertambah kagum. Semangat terus dalam bekarya.

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!