13 April 2010

Makan Arwana bersama Tukul Arwana

Apa yang baru saja kita lakukan hari ini, apakah kita sedang menertawakan diri sendiri akan tingkah laku kikuk kita atau malah jadi bahan tertawaan rekan kita! Entah mengapa pikiran ini selalu membayangiku untuk segera di posting, gara-garanya ketika melihat acaranya si Tukul Arwana yang baru saja saya panggang, maksudnya melihat Tukul sambil menikmati Ikan Arwana Panggang yang sebelum di potong megap-megap karena PLN yang seenaknya mati! Apalagi PLN mulai bulan ini menetapkan denda keterlambatan, seperti tertera dibawah ini:


Sekarang yang naik dendanya, masih bisa diatasi dengan membayar sebelum waktunya, nah kalau bulan Juli tarip pemakaian naik ini baru masalah! Info terakhir Tarif Dasar Listrik (TDL) s/d 30 Juni 2010:


Dan nantinya tanggal 1 Juli 2010 ada kenaikan berjenjang, kemungkinan seperti ini:
  • 450 VA - tidak naik
  • 900 VA - naik 5%
  • 1300 VA - naik 10%
  • 2200 VA - naik 15 %
  • 3300 VA - naik 20 %
  • 6600 VA - ada aturan khusus!
Mestinya urusi dulu layanan yang masih sering byar pet dan sel kan mereka yang jadi tikus berdasi! Korbannya adalah keindahan arwanaku tidak dapat kunikmati lagi dan dengan teganya kumakan bersama keluarga dan sahabatku, ohhh !

Kembali lagi ke tertawa menertawakan, “Bila kita menertawakan sesuatu yang terjadi pada orang lain dan menganggapnya sebagai lelucon, berhati-hatilah coba dulu tujukan ke diri sendiri apakah lelucon itu melukai kita atau terasa sebagai penghinaan!” Semoga kita semua tidak kehilangan sahabat karena lelucon yang kebablasan! Amin!

67 komentar

11 April 2010 at 13:38

Benar... Lelucon, tidak selalu lucu bagi orang lain.

11 April 2010 at 13:59

yup!!
sblum berlelucon, pikir2 dulu ^^

11 April 2010 at 15:37

memang kita sering kebablasan, dan baru kita sadari beberapa saat kemudian..

11 April 2010 at 15:43

saya juga sering begitu mas kebablasan, mesti mawas diri nih agar tidak menyinggung perasaan orang lain

11 April 2010 at 15:53

Ya, sepakat.

11 April 2010 at 16:02

ketawa memang bisa bikin kita fresh.... hehehe....
jail, harus siap dijaili... salam kenal dari bogor

11 April 2010 at 16:07

karena sense of humor orang berbeda kapasitas

11 April 2010 at 16:29

jiah kiraiin apa :P

11 April 2010 at 17:00

Yups Mas, saya pun kalo buat lelucon yak nglihat2 dulu ama yang akan di leluconin... hehehe

11 April 2010 at 17:00

dan semoga pln menyadari kekhilafannya... :-)))

11 April 2010 at 19:06

byar pet,,kadang "pet"nya lebih banyak byar nya...

11 April 2010 at 20:43

Nah, kejadian seenaknya ini terjadi kemarin malam di tempatku. Untung matinya sekitar jam 1-an ketika anak-anak sdh pd tidur. Kalo nggak pasti repot, soalnya gak persiapan beli lilin, hehe...

Namanya juga monopoli, pasti semaunya sob...

11 April 2010 at 21:01

HAH? ikannya dimakan?

11 April 2010 at 21:42

@ Sang Cerpenis bercerita >> benar, ikan termahal yang pernah saya makan dan rasanya enak sekali, ikan yang lain lewat!

12 April 2010 at 01:16

ah, logika para makhluk birokrasi kita memang sering tak logis, Mas. Pernah sutau ketika saya coba komplen, jawab mererka sangat simple : Ini birokrasi Mas. Jadi mohon dimaklumi." hahaha..
Lelucon yang tak lucu bukan?

Salam akrab, MAs...
Oya, kalau boleh tahu, Banyuwangi-nya Mas Edi dimana?

12 April 2010 at 04:01

pernah bermasalah dengan lelucon ya..?hehe
duh kasian banget tu arwana..ckckckckck
masalah PLN, mgkn ini adalah perintah tuhan agar kita lebih hemat lagi dalam penggunaan listrik,hehe

12 April 2010 at 09:46

PLN klo telat di denda klo matiin lampu seenaknya aja, adil ga yah ky gt........

12 April 2010 at 10:11

wah, ini lelucon apa sentilan mas? :)

12 April 2010 at 10:43

Bukannya sifat manusia memang inginnya barang bagus tapi harga murah? Dilihat dari harga produksi dengan harga jualnya saja sudah tidak masuk akal.... PLN memproduksi harga 1400, harga jualnya 540... listrik byar pet, kita komplain... harga naek, kita komplain...

12 April 2010 at 11:16

@ Bahauddin Amyasi >> Sukopuro RT/RW 1/I no 22, Srono - Banyuwangi (Utara Kecamatan Srono)

12 April 2010 at 12:15

wah ternyata aturannya berlaku di seluruh Indonesia yaa..
padahal peyanannyajuga masih byar pet gitu..

12 April 2010 at 13:47

lama gak mampir ternyata ada yang baru nih, lebih fresh :)

12 April 2010 at 14:22

lelucon memang bisa menyegarkan, tetapi semua da tempatnya dan waktunya. Letakkanlah pada tempat yang benar.

melihat kemungkinanya kudu menyiapkan kenaikan budget listrik di rumah sebesar 10% nieh di bulan juli 2010. Thanks infonya.

Salam sahabat dari Balikpapan.

12 April 2010 at 14:59

yep bener sekali....malah ada kata2 yang sering saya dengar dari orang tua-orang tua.....
bermain lebih sakit daripada berantem :)

jadi becanda..harus perhatikan sitausi dan kondis :)

salam kenal

silahkan mampir yah

12 April 2010 at 15:09

mampir sore menyapa sahabat.

Wadow...saya udah telat 2 bulan neh....

12 April 2010 at 19:11

Itu sering terjadi mas.., maksudnya bercanda tapi ditanggapi lain oleh orang lain karena becandaan yg kebablasan...

12 April 2010 at 19:14

Aduh... kenapa TDL harus naik...? Naiknya besar lagi...

12 April 2010 at 19:34

sepertinya lelucon pln lebih hebat daripada mbah tukul arwana, karena bikin rakyat jelata makin megap2 tiada tara.. :)

12 April 2010 at 21:11

iya bener , kasus ini harus dianggkat tetapi kita juga harus bersabar ,seperti pembangkit juga sebuah robot yang kadang2 ada kerusaan tak disengaja dan diluar pediksi, tapi kalo masalah kenaikan denda kurasa ini cuma gertaan agar kita jangan sampai terlambat, dan meskipun kita terlambat apa bila alasan tepat, mungkin juga masalah denda bisa dimaklumi ,

he he he ngemeng2 ini semua mungkin lho , karna aku juga belum liat kenyataannya

12 April 2010 at 21:14

Guyon maton......

12 April 2010 at 22:28

terima kasih atas kunjungannya..... salam dari bogor

12 April 2010 at 23:27

Saya biasa makan ikan arwana, tanpa tukul arwana.
Sama juga dengan pepatah, jangan menunjuk orang lain, karena tiga jari justru menunjuk diri kita sendiri.

12 April 2010 at 23:51

etto... letak leluconnya di mana nih??? *mikir mode on*

13 April 2010 at 08:01

mungkin kenaikan tarif dasr listrik ini untuk memperbaiki jaringan yg sering byar pettt....khan dananya sama GAYUS di koriupp wkwkwk

13 April 2010 at 08:34

pagi....... untung mati lampu udah mulai berhenti y

13 April 2010 at 09:09

lelucon selalu harus dibarengi kearifan, ternyata. Sebab bila tidak, malah terjerumus ke dalam bentuk penghinaan terselubung ya, Mas. Jaga lisan ... jaga hati ...

13 April 2010 at 09:47

Assalamu 'alaikum
Salam kenal, semoga sehat slalu
ditunggu kunjungan balasannya

salam hangat dari kota hujan

13 April 2010 at 10:11

-_-_-_-_-_-_- cosmorary.com -_-_-_-_-_-_-
*******Salam ‘Blog’!!*******
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

One sentences for PLNNNN
Service abal-abal, pembayaran makhal....

-_-_-_-_-_-_- cosmorary.com -_-_-_-_-_-_-

13 April 2010 at 11:52

tulisan ini bikin aku tersenyum.. ngak biasa.. tapi nyampe.. terimakasih info tentang tarif listriknya.. baru tahu nich..

13 April 2010 at 12:36

berkunjung siang hari, moga sukses selalu... :-)

13 April 2010 at 12:36

met siang, menunggu postingan terbarunya... hhehe

13 April 2010 at 13:00

Sepakat. pelayanan kurang malah tarif mau dinaikkan. Btw ada ole2 buat sahabat. tolong diambil

13 April 2010 at 13:28

Walah, ngga nyambung tapi ternyata tetep nyambung, hehe...

13 April 2010 at 16:36

link dah dipasang di blog sahabat, ditunggu pasang ling baliknya untik mempererat tali shilaturrahmi

13 April 2010 at 16:40

Saya punya MI(Madrasah Ibtidaiyah) mau nyoba ngeblog di blogspot, mohon petunjuk pembuatan readmore dan kontak komentar.

13 April 2010 at 18:35

@ abifasya >> Kunjungi blog Kang Enes, untuk readmore dan untuk kotak komentar selamat mencoba!

13 April 2010 at 18:40

ya benar mudah-mudahan tidak ada lagi tikus berdasi

13 April 2010 at 22:19

Kalo kita bilang tikus berdasi , kasihan tikusnya dung karna koruptor itu lebih jahat dari sesuatu yang jahat2 karena persatuan dari manusia dan setan, he he he

14 April 2010 at 09:21

tertawa seperlunya dan klo menertawakan sewajarnya biar ga di hajar sama yang kita tertawakan :)

14 April 2010 at 10:09

Hmm.. Tragis ga ya?
Kayaknya lebih tragis 'sering mati listriknya'.
Mampir kawan

14 April 2010 at 10:39

Duh sayang banget ikan Arwananya ya...
memang nih PLN sering banget matiin lampu seenaknya
kalo di Pekanbaru sendiri dah kayak minum obat tuh jadwal mati lampunya, bisa 3 x sehari, lama waktunya 3 jam pula tuh ! huuff...
Oh ya, salam kenal dari Bertuah ya sob ... :D

14 April 2010 at 12:26

PLN sering mematikan nlampu seenaknya saja, padal kalau telat mbayar main denda
mampir bali9k ya

14 April 2010 at 14:12

Hmmmmmmmmmm...

he he...tingkatkan pelayanan baru,,baru haknya..ibarat kata "DAHULUKAN KEWAJIBAN SEBELUM MENUNTUT HAK.."...ok..good information...setidaknya kita tau,,,ada hal yang membuat kita lucu tapi dilain pihak ditertawakan terluka...saya langsung pasang link blog ini di blogroll "sahabat-sahabat terbaikku" disidebar kiri....tukeran link ya..untuk mempererat tali silaturahim....terima kasih

14 April 2010 at 22:11

alah... pakai aja listrik terus.... mudah2an koruptor di PLN mati kesamber listrinya sendiri...

asik, rumah saya 450 watt, jadi gak ada kenaikan.. yes!

15 April 2010 at 05:36

apel pagi sahabat...... selamat beraktifitas

15 April 2010 at 11:36

mati listrik emnag slalu mengacaukan sgalanya.. >.<

15 April 2010 at 12:50

Assalamju'Alaikum
Pa Kabar Mas
dah tanggal 15 neh ... dah bayar listrik belum ?

15 April 2010 at 22:32

mampir malam...

15 April 2010 at 22:32

berkunjung

15 April 2010 at 22:39

always like to visit your blog, thanks

16 April 2010 at 06:49

selamat pagi mah ahmad gimana kabarnya nih pagi hari ini

16 April 2010 at 11:11

saya juga pusing dengan PLN pak. harusnya mereka juga bayar ke kita karna ya kita tlah dirugikan dengan byar pet itu. setuju?
masalah tertawa dan menertawakan, batasnya tipis banget ^_^

18 April 2010 at 14:12

PLN bukannya Perusahaan Listrik Negara malah jadi Perussahaan Lilin Negara

21 April 2010 at 15:24

salam kenal, katanya kl tarif PLN naik pelayanan akan naik, tunggu aja, paling boong lg sama rakyatnya ^^, siap2 listrik akan mati bergilir lg heee

12 May 2010 at 14:08

PLN nih...
selama ini sudah monopoli
jadi seenaknya saja

seharusnya dibikin perusahaan listrik swasta
agar PLN punya saingan

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!