3 August 2010

Blue Wall of Silence (sikap bungkam) dalam tubuh Polri

Berita ini sangat menarik karena diucapkan oleh Polri, yaitu Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komisaris Jenderal Polri Nanan Soekarna dalam Seminar Nasional ‘Peran Sistem Whistleblowing dalam Pandangan Internal Auditor Pemerintah’ di gedung Bappenas, Jakarta, Selasa 3 Agustus 2010

“Polisi korup dan brengsek itu masih banyak juga,”
“Sekarang bagaimana mengawasi polisi brengsek itu.”
“Kalau tidak diawasi powerfull polisi itu, punya kewenangan, punya kekuasaan,”
“Kalau perlu dibentuk ombudsment di setiap daerah. Kalau tidak diawasi korup nanti polisi,”
Polri memiliki budaya kerja sama tim, loyalitas, dan saling dukung sesama anggota yang bagus. Budaya itu, kata dia, menimbulkan rasa solidaritas untuk tidak melaporkan antar sesama anggota.
“Budaya itu menimbulkan blue wall of silence (sikap bungkam) yang sulit ditembus,” kata dia.

Sebagai orang awam saya jadi tahu sedikit mengapa banyak kasus yang terungkap dan yang sedang diproses menguap begitu saja karena adanya blue wall of silence.

Saya jadi ingin mendengarkan dan atau merindukan nyanyian Susno Duadji dengan keberaniannya, berteriak keras: “Ibaratnya di sini buaya di situ cicak, cicak kok melawan buaya” yang popular dengan istilah “Cicak melawan Buaya”, atau anda juga ingin bersenandung, silahkan...!

Sumber:

17 komentar

3 August 2010 at 15:11

cicak melawan buaya, aku jadi ingat pelajaran bahasa indonesia waktu SMA

mungkin kurang tegas yo mas...he he heh terima kasih sudah berkenan mampir di blog saya lagi...salam hanget dari manajemen emosi

3 August 2010 at 16:03

wuaaah..
kenapa sih, pihak yang harusnya menyelesaikan masalah malah bermasalah,
thanx infonya, bagus bgtt..

salam

3 August 2010 at 16:06

kita sangat memerlukan penyemprit peluit
apa yg dilakukan oleh pong harjatmo juga menjadi sempritan peluit yang melengking tajam

3 August 2010 at 17:06

kemana si cicak dan buaya ya?

3 August 2010 at 17:25

Di plamfet depan kantor samsat tertulis jelas "HINDARI CALO" tapi kok pada saat ane kesana justru ******* malah nawarin jasanya weleehh weleehh

DAMAI ITU INDAH..PAKAI HELM SNI

3 August 2010 at 18:20

hm, sebenarnya ini adalah saat yang tepat bagi polisi untuk membersihkan citra korpsnya...

3 August 2010 at 19:28

Thanks infonya mas, sangat menarik...

3 August 2010 at 20:08

salut dengan sikap lugas petinggi polri itu...

3 August 2010 at 20:14

Tugas kapolri mendatang untuk menyelesaikan permasalahan ini...

3 August 2010 at 21:31

artikel yang sangat menarik sobat untuk membuka wawasan kita

Di sini, saya ingin sekali bilang: institusi korup! Walau sya tahu, generalisir adalah sesuatu yang tidak benar.

4 August 2010 at 09:42

begitulah

4 August 2010 at 12:41

Cicak lawan buaya, ironi juga ya. Tapi kalo buayanya dikeroyok sama cicak pasti keok juga dia. Ha ha. .

4 August 2010 at 13:40

kadal melawan buaya baru bagus...

4 August 2010 at 14:50

buat kita jadi bertanya2x

4 August 2010 at 15:02

weleh weleh,temen aku kena kasus,dya yang jadi korban,niat nya sih mau minta tlg,eh malah suruh bayar jutaan,ckckc kapan sih negara ini bebas dari yang kaya bginian

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!