4 August 2010

Redenominasi Rupiah "No...!", Nasi "Yes...!"

Maaf disini tidak menginginkan Redenominasi Rupiah, yang kami inginkan bagaimana rakyat Indonesia dapat makan nasi atau makanan yang layak kita makan!

Maaf disini tidak menginginkan Redenominasi Rupiah, yang kami inginkan bagaimana rumah kami tidak dijadikan penyimpanan bom yang berupa tabung gas!

Maaf disini tidak menginginkan Redenominasi Rupiah, yang kami inginkan penerangan yang murah dan tidak ada pemadaman bergilir, jangan buat usaha kami mati.

Sebenarnya nasi jenis apa Redenominasi Rupiah, apa jenis nasi yang lebih enak dan lebih murah ?

15 komentar

4 August 2010 at 15:34

waaah..apa maksudnya ni mas he he e

4 August 2010 at 15:47

Yuph, sepakat bnget sobat.
Melihat kondisi indonesia saat ini sgt memprihatinkan. Meminjam istilah Mas Adi Masardi Indonesia dihuni oleh oknum 'penguasa bedebah'
Salam sobat :)
Btw, blognya dah aq follow sjak kunjungan perdanaku.

4 August 2010 at 16:02

saya baru tahu kabar ini kemarin dari BBC via radio elshinta...

saya masih nggak ngerti, iya, nasi macam apa ya?

4 August 2010 at 18:44

sejahtera lahir batin...itu harapanku

4 August 2010 at 19:00

mendingan redomino saja lah....satu persatu lah di tuntaskan dahuluuu jangan AJi mumpunggg tohh.

"seorang pemmimpin akan di mintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya"

4 August 2010 at 19:02

jangan-jangan hanya sebuah tawaran, seperti kuaLitas jenis turun mutu.

4 August 2010 at 21:00

bersemangat sekali sepertinya....
ada apakah gerangan?
apa sedang ada kejenuhan tentang gosip yang berlalu tentang hal yang itu" saja?

4 August 2010 at 21:55

Kayaknya sih...enakan nasi merah Om ! tapi bukan berdarah-darah karena mencari sesuap nasi...hehehe ( maaf ngga nyambung komennya )

Met malam
Salam hangat & sukses selalu...

5 August 2010 at 08:00

setuju Mas...., kita rakyat perlu hidup yang layak jangan sampai terkoyak.

sebentar lagi Ramadhan datang niiih...
Mari kita sambut Ramadhan dengan iman. Kita genggam tarawih dengan gigih. Kita peluk tadarus dengan tulus. Kita belai sahur dengan Syukur. Kita sayangi puasa dengan banyak Do’a dengan sepenuh hati dan jiwa raga, semoga Istiqomah. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH SHAUM MOHON MA’AF LAHIR dan BATHIN

5 August 2010 at 08:42

yang penting bisa murah semua...om..oh, ya award udah tak pasang om..di blogging lagi...

5 August 2010 at 08:49

mampir lagi nih..dipagi hari...bingung apa itu redenominasi

5 August 2010 at 12:46

Basa basi aj kali, kan baru menjabat biar kedengaran namanya. Sekalian perkenalan gitu..

9 August 2010 at 20:39

hehehehe garis keras neh keliatannya.
kalo saya sih kalo emang ada sisi postifnya [tetep] saya dukung... tapi emang kadang sedikt meragukan ketika informasi gag jelas ato gag sampe ke rakyat yang butuh penjelasan.
Oh ya saya menyadari seuatu.. saya liad foto anda.. keliatannya menyenangkan [jangn kira saya guy] saya suka aja liadnya keliatan tenang...

13 August 2010 at 09:05

reden itu bukan nasi tapi ikan. ikan bandeng. campur dendeng.

17 August 2010 at 22:43

setuju............
yang penting bagaimana kami dapat makan dengan laya dan halal

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!