15 October 2010

Tegaknya hukum

Tegaknya hukum tidak dengan sendirinya menghentikan tindak kejahatan, seperti halnya sengatan lebah akan menghentikan keinginan orang mengusik sarangnya.

(Gus Abdurrahman Wahid)

52 komentar

15 October 2010 at 09:58

Semua kembali pada diri masing2.. Hukum hanya perangkat saja.. Kira2 begitu ya pak?

15 October 2010 at 12:25

hukum itu tidak pernah adil, keadilan itu ada di dalam hati.

15 October 2010 at 12:25

Setuju..Apalagi jika melihat hukum di Indonesia ini

16 October 2010 at 02:43

simple.... Tapi bagaikan menusuk tulang... :D

16 October 2010 at 12:25

berarti hukum yang di Indonesia perlu menggunakan sengatan agar bisa menegakkan keadilan. Sengatan yang membuat orang jera. Paling tidak, bisa mengurangi tindak kejahatan. Begitukah pak?

16 October 2010 at 18:48

singkat tetapi penuh dengan makna...

16 October 2010 at 19:52

Menegakkan hukum di negara ini ternyata sulitnya bukan main... hehehe

16 October 2010 at 19:53

Selamat malam pak Edi, apa kabar...?
Lama gak mampir kesini. Maaf ya, emang setelah lebaran kemarin frekuensiku blogging menurun drastis.

17 October 2010 at 16:32

Setuju, Hebat pemikiran Bapak Gusdur.

18 October 2010 at 01:37

semoga tegaknya hukum tetap memberikan keadilan pada rakyatnya

18 October 2010 at 20:28

Terkadang tegaknya hukum berjalan seiring dengan tindak kejahatan....
Adakalanya hukum di depan, tetapi tidak jarang hukum tertinggal jauh dibelakang kejahatan....

19 October 2010 at 03:56

Dengan hukum kita dapat melihat keadilan dalam kegelapan.

Belajar sesuatu yang kecil akan melahirkan sebuah sesuatu yang lebih besar.

Sukses selalu.

Salam ~~~ “Ejawantah’s Blog”

19 October 2010 at 10:42

mangteb beneer, moga hukum dapat benar-benar segera ditegakkan! :)

20 October 2010 at 23:46

kunjungan malam mas...

23 October 2010 at 10:18

jadi kangen sama Gus Dur
terutama celetukannya yang khas itu

23 October 2010 at 10:19

waduh, lalu gimana dong nasib hukum kita ini

24 October 2010 at 15:02

benar juga tuh yang dikatakan gusdur (alm), hukum harus disengat biar pada kapok n jera.

24 October 2010 at 18:04

semoga semua orang akan berpikir seperti itu mas namun sayang ada pula yang selalu berpikir gini hukum atau aturan ada untuk dilanggar

25 October 2010 at 06:06

mantap.......
hadeh
melihat di negara kita
cuma bisa liat2 saja saya...

25 October 2010 at 11:26

Soalnya seringkali tindakan melanggar hukum itu selalu disertaui dengan kenikmatan > kesengsaraan (punishment), hohoho gimana orang ga berbondong-bondong melanggar hukum, apalagi di indonesia yah..
salam kenal boz.. saling kunjung yah.

29 October 2010 at 12:40

hmmm, mudah2n msh banyak penegak hukum yang bersih hati dan nuraninya

31 October 2010 at 21:51

um ,,, jadi teringat mendiang Gus Dur :)

3 November 2010 at 08:12

tidak semudahmembalikkan telapak tangan

3 November 2010 at 08:13

memerlukan keteladanan, perubahan tidak bisa secepat yang diharapkan

6 November 2010 at 08:02

tegaknya tiang lebih tegak dari pada tegaknya hukum

6 November 2010 at 10:42

wah aku kurang ngerti...hahahaha

15 November 2010 at 12:35

hukum di indonesia sudah kacau

selamat malam mas ahmad Apa kabar nih rindu bertegur sapa

23 November 2010 at 11:14

Filosofi yang bagus.
Masih banyak lagi filosofi Gus Dur yang dapat diteladani dan diaplikasikan dalam kehidupan kita.

Salam kenal kawan ! ;-)

23 November 2010 at 11:15

Filosofi yang bagus.
Masih banyak lagi filosofi Gus Dur yang dapat diteladani dan diaplikasikan dalam kehidupan kita.

Salam kenal kawan ! ;-)

23 November 2010 at 13:00

hukum di negara penipu bagai air di daun talas
sangat menyedihkan hihih

27 November 2010 at 12:31

setuju banget....

28 November 2010 at 15:42

Lama banget baru sempat mampir disini...
Apa kabar kang???

29 November 2010 at 15:58

mantab..jadi inget ma GusDur

29 November 2010 at 16:05

lama nggak kesini..

30 November 2010 at 00:47

Walau banyak orang yang mengusik tegaknya hukum, tetap saja kita berharap semoga hukum yang tegak bisa membawa kebaikan lebih banyak.
Salam saya.. .

30 November 2010 at 18:33

selamat mas Ahmad apa kabar semoga selalu sehat

6 December 2010 at 15:32

makasih pencerahannya GAN

16 December 2010 at 09:36

ini tergantung pada kesadaran individu saja sebenarnya, mau menaati hukum yg ada atau tidak.

16 December 2010 at 09:38

Bp. Abdurrahman Wahid pemikirannya memang sederhana tapi dahsyat kalau bisa diterapkan di masyarakat.

setuju jangan sampai ada makelar kasus lagiu

23 December 2010 at 07:25

wah gan emang hukum di kita,, di buat untuk di langar gan,,,, salam kenal aja gan

24 December 2010 at 13:32

setuju banget mas,,,,
aku mohon buat negara, hukumnya harus di jalan kan

29 December 2010 at 14:26

hukum tu sangat menyakitkan bagi orang kecil..

30 December 2010 at 20:58

yang nama kejahatan tidak akan hilang dalam dunia..tapi itu dapat dikurangi

31 December 2010 at 09:03

lebih baik jauhi hukum,
GA kan dimengerti.

2 January 2011 at 09:06

salam kenal mas tks atas kunjungan-nya

7 January 2011 at 13:45

ya, kalaw mo tegak hukum di negri ini harus tegak dulu dinulloh,aturan sang pencipta...

20 January 2011 at 08:53

hukum di indonesia cuman piktip belaka,
gayus tuh penjara

4 February 2011 at 02:09

Nice blog here! Also your website loads up fast! What host are you using? I wish my website loaded up as fast as yours lol

10 February 2011 at 02:27

Great article you carved very useful and cooperative instructions. I also read you further post and also M coming back shortly for more informative and eye-catching post's.

11 February 2011 at 06:26

I searched this blog on Google for good ways and got a chance to visit upon it. Blog looks interesting for me, and posts looks cool and nice.

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!