23 January 2011

ohhh.... sampai kapan?



ohhh.... sampai kapan?

Negeriku
bilaku mengurus sesuatu
banyak pintu yang harus kubuka
dan banyak oknum menungguku bagaikan mangsa lezat
 
lewat sini
lewat sana
terus ke sini lagi
terus ke sana lagi
entah mau di suruh kemana lagi
yang jelas dompetku jadi kanker (kantong kering)

setanpun jadi abadi ditubuhku
potong kompas dan transfer
membuka jalan khusus dengan hasil gemilang

hasil haram untuk kebutuhan keluarga
karena kebiasaan yang tanpa malu
diriku dan oknum
akhirnya negeriku jadi begini
ohhh.... sampai kapan?

21 komentar

23 January 2011 at 13:57

Kayaknya begitu terus sampai kapanpun Mas...

23 January 2011 at 14:26

Sampai Kapan Ya?
Moga Besok udah baikan Mas... ;-)

23 January 2011 at 15:31

kapan..kapan..(koesplusan pokoknya.)

23 January 2011 at 16:25

saya setuju dengan Artikelnya,Tapi harapan selalu ada kita dukung aja...tuk menuju kejalan yang cerah...

semoga cepat berakhirr.. slam kunjungan blog kawan

23 January 2011 at 17:38

Demikianlah birokrasi di negeri kita jika mengurus sesuatu pasti harus keluar banyak uang kalau nggak punya uang urusan akan mandek

23 January 2011 at 18:31

waktu terus berputar... penantian emang membosankan ya pak...

23 January 2011 at 21:00

Insya Allah, Secepatnya..

23 January 2011 at 22:55

Maaf... aku tak bisa menjawabnya...

23 January 2011 at 22:56

Shasa gak ngerti sama sekali.....

24 January 2011 at 01:27

memprihatinkan memang om :(

24 January 2011 at 20:03

pak, mau gak tukeran link dengan blog ane?

24 January 2011 at 20:18

begitulah kondisi negara ini
sangat memperihatinkan
dan menunjukkan alngkah lucunya negeri ini
lama tidak berkunjung ke mari

24 January 2011 at 23:57

sampai kapan Yah...
sampai nanti dech..

salam kenal.. :D

24 January 2011 at 23:57

sampai sampai saya terharu membacanya..
tapi ngomong ngomong ..
sampai kapan jadinya??

entah sampe kapan yo mas...kita tunggu markus kedua deh he he he

25 January 2011 at 15:07

semakin hari semakin Rumit saja permasalahannya,
Akankah ada secercah cahaya yang menerangi negri ini,atau akan abadi dalam ke gelapan..??????

28 January 2011 at 10:55

emang dari dulu kayak gitu...

29 January 2011 at 14:58

hidup di zaman sekarang seperti disuruh memilih antara waras atau edan, :D

29 January 2011 at 15:54

semoga gak lama lama yaa...
sedih dan bosen juga punya negri seperti ini

2 February 2011 at 18:16

sampai kapanpun...

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Kami harapkan komentar Anda berkaitan dengan artikel, dan Komentar Anda akan kami hapus, bila:
- Menyisipkan Link Aktif di Komentar
- Link User Name Anda mengarah ke Blog Iklan
- Link User Name Anda menawarkan Aborsi, Judi, Obat Bius, Alat Bantu Sex, Foto / Gambar / Animasi Versi Pornografi.

Mohon maaf, kami pakai comment moderation!